Apa Yang Dubutuhkan Dalam Berpasangan - Dalam berpasangan pasti anda
tidak ingin suasanyanya datar-datar saja atau berjalan apa adanya. Pasti
semua ingin memiliki masa-masa yang snagat idnah dalam berpasangan dan
melewati hari-hari anda bersama si-dia. Mungkin sesekali anda bisa
mengucapkan kata cinta ataupun kata mutiara cinta untuk membuat dia
terkesan.
Tetapi tidak hanya kata kata cinta ataupun kata mutiara
cinta yang membuat hubungan anda tetap harmonis. Ada banyak cara yang
dapat dilakukan bersama pasangan anda untuk menambah keharmonisan. Salah
satu hal penting dan harus dilakukan adalah menggandeng tangan pasangan
anda. Sederhana tetapi sangat bermakna.
Ketika berhubungan dengan
genggaman tangan, masing-masing kita punya teknik berbeda yang disukai;
saling bertautan jari, tangkup telapak, tangkup telapak sambil jempol
mengelus, atau ikat kelingking. Apa pun gaya bergenggaman Anda, kita
tahu, betapa nyamannya berada dalam genggam si dia yang terkasih.
Namun,
apa alasan sebenarnya ketika kita merasa sedih, stres, atau takut,
secara tak sadar, kita meraih tangan atau lengan kekasih kita? Mengapa
kita menemukan kelegaan dalam genggam si dia?
Riset yang dilakukan
oleh University of Virginia, yang dipimpin oleh dr James Coan
menunjukkan bahwa alasannya berada di otak kita. Studi yang
mengikutsertakan 16 wanita yang sudah menikah dan bahagia ini meminta
para responden untuk menghadapi situasi saat sedang stres, sementara
kepalanya dipindai menggunakan mesin MRI untuk mencatat aktivitas
otaknya. Setelah memberikan kejutan elektrik pada setiap wanita, Coan
menghitung aktivitas stres pada otak yang merespon. Kemudian ia
mengulangi kejutan tersebut sementara si responden menggenggam tangan
orang asing. Kemudian tesnya dilanjutkan saat si responden menggenggam
tangan suaminya.
Hasilnya menunjukkan bahwa ketika menggenggam
tangan orang asing, wanita yang menghadapi keadaan stres menunjukkan
aktivitas yang tak terlalu tertekan. Namun, saat ia menggenggam tangan
suaminya, hasil pindai menunjukkan tingkat stres yang amat rendah. Jadi,
ternyata, saat menggenggam tangan pasangan, tekanan dan stres jauh
berkurang.
Kalau dihitung-hitung, jika banyak pasangan saling
menggenggam tangan, dan menggenggam tangan mengurangi stres, dan kurang
stres berarti sehat, maka bisa dibilang, pernikahan yang bahagia akan
mengarah ke kesehatan yang baik. Jadi, lain kali Anda melihat si dia
sedang tidak mood karena masalah kerja, kesal karena adu argumen dengan
Anda, masalah keluarga, atau apa pun alasannya, cobalah untuk genggam
tangannya.
Masukkan ritual genggaman tangan dalam keseharian Anda,
baik saat bersantap malam, di mobil, saat menonton televisi, atau hanya
karena ingin dekat dengannya. Tak peduli berapa pun usia Anda,
genggaman tangan sudah terbukti menyehatkan, kok.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar